Tampilkan postingan dengan label tumpeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tumpeng. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 November 2012

Frame karya awe collection...(nostalgia...)

Diposting oleh amik pada Sep 11, '08 10:56 PM 

Pas nyari accesorie untuk wedding parcel..eh nemu frame ini di lemari. Wah..padahal ini hasil karya aku dan Wiwie..tetanggaku, dulu sekitar tahun 2004.

Lihat ga ..warna nya masih cling tuh.... Menurutku ini karena aku pakai lem kayu ( fox putih ) untuk melapisi pada proses finishingnya.

Ini juga ga sengaja...waktu itu kita ga punya vernis (clear) untuk melapisinya..ngeliat sifat dari lem kayu (fox putih) itu kalau kering jadi mengkilap..jadi kita bereksperimen make lem kayu sebagai pelapis....dan hasilnya.....mantap untuk mengawetkan warna...

Coba aja....

Aku dan WieWie

Tumpeng HUT RI ke 63

Diposting oleh amik pada Aug 24, '08 11:17 PM

Seperti biasa...beberapa tahun ini, kalau ada perayaan HUT RI di lingkunganku..pasti yg kebagian tugas untuk ngerias "tumpeng"nya pasti kita...Trio LW... aku, adikku "imoel" n ga ketinggalan mba acih sebagai kritikus hehehe...

Karena kami dah terbiasa bikin tempat berhias daun pisang (berawal dari ketertarikan mempraktekan buku yg kubeli dulu..), jadi kami dah terbiasa memodifikasi ilmu yg kami dapatkan dari buku itu.




Tempatnya berbentuk kotak, karena kami bikin dari Sterofoam tebal... Tepatnya sterofoam ukuran tebal 2 cm yang didoble dan disatukan dengan cara menjahitnya (jelujur memakai jarum dan benang kasur).





Selamat menikmati... : )

Baki dari daun pisang untuk tempat pisang goreng

Diposting oleh amik pada May 9, '08 6:08 AM

Setelah les dg adikku di rumah, sahabat2 mba Acih ribut...ternyata mereka diberi tugas menggoreng pisang di sekolahnya. Mereka sudah merencanakan akan membuat baki(tempat) pisang goreng tersebut dari daun pisang.

Ternyata mereka ingat, kami pernah ada pesanan membuat tempat nasi kuning/ tempat snack utk resepsi dengan hiasan daun pisang.

Celoteh mereka tidak berhenti-berhenti, ternyata setelah didengar-dengar, tugas mereka itu utk hari Sabtu 2 minggu lagi ??!!!

Wah..wah..semangat mereka memang tinggi, dikepala mereka sudah bermunculan ide2 kreative. Mereka sudah menyusun rencana, kapan dan bagaimana menyiapkan bahan-bahannya.

Hmm....they make me proud..!!! Ternyata mereka bersemangat selalu utk berkreasi. Dalam hatiku berteriak,"anak didik saya tuh...!!!"

Satu hari sebelum ajang kreasi mereka di kelas masing2, mereka sudah menyiapkan wadah/bakinya, mereka membuatnya di rumahku pada saat aku sedang kerja. Jadi mereka membuatnya dengan dipandu mba Acih (harus itu!!) dan adikku.

Karena aku tidak ikut andil dalam pembuatan wadah/bakinya, mereka merengek agar aku ikut menyaksikan mereka brkreasi membuat gorengan dan menghiasnya di kelas.

Memang sudah menjadi tugasku, disaat aku libur kerja di hari Sabtu, tugasku dan mba Acih tentunya, yang menjemput Ifa, anak dari kakaku, di sekolahan yang sama dengan sahabat-sahabat mba Acih.

Akhirnya aku menjemput Ifa lebih awal dari biasanya.
Disana aku makin bangga dengan anak-anakku...mereka ternyata mampu menjadi leader utk teamnya. Dan mereka yang menghandle tugas utamanya.

Salah satu dari mereka menjadi juara 2, utk penyajiannya. Lihat saja, mereka menyuguhkannya di wadah/baki yang cantik dengan dihiasi strawbery dan dengan potongan yang unik. Ternyata mereka bikin bunga matahari di taman strawbery...!!! Hee..he...




Ada banyak pelajaran yang aku dapati disana.
Bagaimana menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya.

Aku salut dengan 2 ibu yang menyempatkan diri untuk ikut menyaksikan anaknya berkreasi. Mereka menyemangati anaknya. membuat anak mereka merasa bangga akan hasil kerjanya. Dan mereka mempunyai kesempatan menunjukan kerja nyata mereka ke orang tua.

Aku tau persis bagaimana sibuknya 1 ibu yang ikut menyaksikan anaknya beraksi di sekolah, beliau adalah ibu rumah tangga yang juga pembuat roti utk toko-toko dan pasar2. Rotinya sangat laris. Dan beliau selalu menyempatkan diri ikut dalam kegiatan anak-anaknya.

Melihat itu, aku berdoa.."Ya Alloh, berilah hambamu ini kesempatan untuk menjadi ibu yang baik, yang bisa membimbing anak-anak menjadi mandiri, kreative, cerdas, optimis, berguna untuk diri sendiri, sekitarnya, dan agama dalam segala hal. Amin.."




Senin, 26 November 2012

PRAKARYA KERTAS VIII : aku Lihat ada daun semanggi

Diposting oleh amik di MP pada Nov 17, '08 3:19 AM 
Tiap pagi, saat berangkat ke kantor, aku lihat ada daun semanggi di pinggir japak biasa aku lewat. Jadi inget waktu sering ke sawah dulu...Jadi inget PK VIII !!

PK kali ini MENANTANG..!!! Bikin kita jadi tambah ilmu..selain tambah kreasi.. PK yang di gagas oleh mba Dian terasa jadi lebih menantang dan padat isi (ilmu) dengan tema dari  penggagas (mba Dian) dan dari bu moderator yang ditunjuk kali ini, yaitu Mba Arifah. Tema tersebut..."Hari ini Aku Lihat..." dengan penjelasan tema seperti di sini.

Sebelumnya..kita cari tau dulu apa dan bagaimana "semanggi" si unik nan menarik ini..


Semanggi

Semanggi
- sejenis tumbuhan dari golongan paku-pakuan

Semanggi adalah sekelompok paku air (Salviniales) dari marga Marsilea) yang di Indonesia mudah ditemukan di pematang sawah atau tepi saluran irigasi.

Morfologi tumbuhan marga ini khas, karena bentuk entalnya yang menyerupai payung yang tersusun dari empat anak daun yang berhadapan. Akibat bentuk daunnya ini, nama "semanggi" dipakai untuk beberapa jenis tumbuhan dikotil yang bersusunan daun serupa, seperti klover.

Semua anggotanya heterospor: memiliki dua tipe spora yang berbeda kelamin. Daun tumbuhan ini (biasanya M. crenata) biasa dijadikan bahan makanan yang dikenal sebagai pecel semanggi, khas dari daerah Surabaya.


 
MARSILEA CRENATA PRESL.

Semak, menjalar, panjang ± 25 cm. Lunak, berupa stolon, hijau kecoklatan. Majemuk, tiap tangkai terdiri dari tiga atau empat helai daun, lonjong, tepi rata, pangkal runcing, panjang ± 2 cm, lebar ± 1 cm, hijau.
Sporocarpia terletak dekat pangkal tangkai daun, lepas/berdiri sendiri, kelopak dua, panjang 3-5 cm, lonjong, hijau, ungu. Serabut, putih kotor.

Kandungan kimia Daun dan batang Marsilea crenata mengandung saponin dan polifenol.

Khasiat Daun dan batang Marsilea crenata berkhasiat untuk peluruh air seni.
Untuk peluruh air seni dipakai ± 25 gram daun dan batang segar Marsilea crenata, dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai aimya tinggal setengah, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sehari sama banyak pagi dan sore.

 
SEMANGGI GUNUNG

Nama latin: Hydrocotyle sibthorpiodes Lamk.
Nama daerah: Daun asam kecil; Calincing; Mala-mala; Cembicenan
Deskripsi tanaman: Semak menjalar atau merayap, berongga beruas-ruas, ruas yang bersentuhan, dengan tanah keluar akar, warna hijau. Daun bulat, ujung rompang, warna hijau. Bunga kecil keluar di ketiak daun, mahkota bentuk corong, warna kuning keputihan. Buah buni, lonjong, buah muda berwarna hijau, dan buah tua berwarna hitam
Habitat: Tumbuh pada tempat yang terkena sinar matahari atau agak rindang pada dataran rendah hingga ketinggian 3000 m dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tumbuhan
Kandungan kimia: Minyak atsiri; Saponin; Zat samak
Nama simplesia: Hydrocotyle sibthorpioidi Herba
Khasiat: Antiinflamasi; Diuretik

Banyak manfaat dari daun semanggi: Daun Semanggi Penurun PanasDaun Semanggi Sembuhkan Penyakit Darah Tinggi , Menyembuhkan Batuk
Semanggi gunung segar 25 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml. Menyembuhkan Asma ,, Obat mendengkur dan menjadi sesak napas , Rambut rontok , Sakit gigi karena gigi nya berlubang  Sebagai obat kumur  , Makanan Liar yang Dianjurkan untuk Kura-kura Darat Herbivora
Keunikan lengkungan daun itu juga pernah memunculkan sebuah mitos: barang siapa menemukan daun semanggi berlengkung lima dan menempatkannya dalam buku, jadilah ia orang pintar. Sayang, itu cuma mitos.

Semanggi adalah nama kelurahan paling tenggara Kota Solo yang dua sisi wilayahnya berbatasan dengan Pemkab Sukoharjo.
****---***


Di Jakarta, meluncur sedikit ke arah selatan kita akan menemukan jembatan semanggi, dengan melihatnya dari atas kita pasti tahu kenapa jembatan tersebut dinamakan jembatan semanggi karena bentuk dari arsitektur jembatan tersebut mirip dengan daun semanggi



Cara Pengolahan daun Semanggi dapat di lihat di sini. dan juga di JawaPos

Nah..dah tau kan apa dan bagaimana semanggi itu... di PK VIII ini aku bikin kartu semanggi, aku bikin khusus untuk temenku yang suka ijo....
 
Alat dan Bahan:
 

1. kertas ijo tua (tebel) dan kertas HVS ijo muda
2. kertas hias warna kuning kunyit (aku ambil dari kertas pemberian mba Dian di US )
3. lem
4. gunting gerigi dan gunting biasa
5. puncher
6. cutter
7. kertas HVS hijau tua 80gr yang di quilling bentuk tetes air


 

Step 1 :

Gunting kertas tebal ukuran sekitar 20X15 cm, gunting HVS hijau muda ukuran 17X12 cm, lipat masing masing kertas.

Kertas HVS yg sudah di potong dan ditekuk, lobangi dengan puncher sebagai hiasan, kemudian beri lem di lipatannya, tempelkan pada lipatan kertas tebal.

Hasil lipatan seperti ini



Step 2 :
pada sisi muka kartu... di kertas yang tebal, tempeli kertas motif, dan bagian tengahnya dilobangi dengan cutter









Step 3:

susun dan tempel kertas hasil quilling menyerupai semanggi, pada masing2 kotak.

sengaja aku bikin semanggi berdaun empat di kertas yang berlobang..(nempelnya di kertas bagian dalam/HVS ijo muda)

Bukan mau percaya pada mitos..(jangan..dilarang...) tapi biar unik saja...

Untuk mempercantik, bingkai kertas berlobang dengan potongan kertas HVS hijau tua


Step 4:

beri list pada bingkai dengan potongan kertas HVS hijau tua (80gr)