Senin, 26 November 2012

Hantaran Pengantin Pria

Diposting oleh amik di MP pada Apr 8, '08 7:17 AM

 Tas Dan Sepatu

Penting juga bagi wanita memakai sepatu dan tas saat bepergian. Jadi bagi Calon Pengantin yang mengerti akan kebutuhan calon istrinya pasti tas dan sepatu tidak ketinggalan masuk dalam daftar hantarannya.

Parfum

Biasanya kalau calon pengantin pria memberikan parfum kepada calon istrinya, pengantin wanitanya juga memberikan parfum ke calon suaminya.

Cara mengemasnya sama dengan mengemas kosmetik, perlengkapan mandi dan parfum utk wanita.



Seprei

Tidak semua calon pengantin memberikan seprei sebagai seserahan. Tapi ga da salahnya dimasukan di daftar hantaran, toh emang akan berguna nantinya. Ada beberapa model/bentuk yang bisa jadi alternative.

Bouquet Bunga


Hanya dengan membuat pola dari kertas karton ( duz bekas ) berbentuk tetes air/bulat/lancip sesuai keinginan, terus bungkus dengan seprei satu demi satu,ikat, jadikan sebagai kelopak bunganya, kemudian satukan (ikat) 5 kelopak bunga untuk satu bunga.

Lakukan sampai banyak, sesuai keinginan. Hiasi dengan potongan kain polos berbentuk bulat sebagai putik(ditengah bunga) dan beri daun serta pita sebagai pemanis.

Rangkain bunga bisa dengan bermacam-macam bentuk, sesuai keinginan. Untuk memperkaya macam-macam rangkaian bunga bisa dengan memperbanyak baca buku.



Handuk (Bisa Jadi Boneka, toples dll)




 
Dengan menggunakan koran yang diremas sebagai isi kepala dan kaki akan membuat Boneka (Kelinci/Panda/koala atau kucing) dari handuk menjadi lebih hidup.

Langkah pertama dimulai dengan membuat kuping, ambil ujung handuk, ikat dengan tali menyerupai kuping, lakukan hal yang sama di ujung handuk sebelahnya, handuk yang ditengahnya ( diantara 2 ikatan tadi ) dikerut dan satukan dengan 2 ikatan ujung handuk tadi.  Untuk membuat kuping kelinci&kucing, gunakan koran yang dilipat segitiga sebagai kerangkanya. Untuk membuta kuping Panda dan koala, gunakan karton yang dibuat pola sedikit bulat seperti kuping panda/koala.

Sisi handuk di bawah kuping, isi dengan remasan koran, bentuk menjadi kepala terus diikat. Lakukan hal yang sama untuk kaki2nya pada sisi handuk bagian samping, remasan koran berbentuk memanjang, atau sesuaikan dengan bentuk bonekanya.

Tarik sebagian sisi handuk yang tersisa ikat menyerupai ekor. Gunakan bagian handuk yang tersisa sebagai badannya, sumpal dengan koran.

Hiasi dengan mata, hidung/mulut, tambahkan sentuhan bunga di wadahnya.

Agar boneka handuk ini tidak rusak saat dibawa, satukan dengan wadahnya dengan menggunakan jarum, uji kekokohan boneka dengan menggoncang-goncangkan wadah. Bungkus dengan plastik.


 Baju Tidur

Kebanyakan pengantin pria menyertakan baju tidur sebagai hantaran untuk calon istrinya. Kadang mereka menyertakan juga baju dalamnya, 1 set dengan baju tidurnya.
Nah agar baju tidur ini kelihatan cantik saat diserahkan, maka bentuk unik dan eleganlah pilihan yang tepat.

Barbie






Pada gambar di atas ini baju tidur dari kain silk kelihatan cantik dibuat pengantin barbie dengan dihiasi hand bouquet, dengan rambut disanggul dan diberi bunga kecil.

Model tidak selalu sama, tergantung kreativitas pembuat hantaran dan model baju tidur yang mau diserahkan.

Kami selalu menjaga agar baju tidak menjadi rusak, kami gunakan jarum utk membentuk baju barbienya.

 Jangan gunakan lem tembak (lem bakar), karena akan merusak bajunya. Lem tembak ( lem bakar ) hanya digunakan untuk menghias rambut dan membuat hand bouquet.

Untuk menambah kreasi bajunya, sering-sering melihat model baju, dan untuk memperkaya rangkaian bunga, jangan jenuh melihat2 macam2 rangkaian bunga di majalah, buku atau di meja meeting.



Bouquet Bunga

Cara sama dengan membuat bunga pada Kain Sprei

 Seperangkat Alat Sholat

Seperangkat alat sholat yang terdiri dari mukena dan sajadah (kadang diberi tasbih juga), biasanya diberikan oleh pengantin pria kepada pengantin wanita sebagai "mahar".

Tergantung niat dari si pengantin sendiri, kadang juga ditambah dengan Al-Quran. Tapi kebanyakan pengantin tidak berani memakai Al Quran sebagai "mahar" dengan alasan "berat", takut tidak bisa melaksanakannya.

Jadi rata-rata pengantin menggunakan seperangkat alat sholat dan uang sebagai mahar, kadang perhiasan ( emas ) juga dijadikan sebagai mahar.

A Couple of Swan

Sepasang angsa... Hmm....cantik khan ?

Biasanya kalo mahar hanya seperangkat alat sholat saja, lebih pas dibikin sepasang angsa.

Tergantung jenis kainnya dan lebar tidaknya mukena tersebut. Kalo mukenanya tidak terlalu lebar, maka hanya bisa dibikin satu angsa saja.

Tonjolkan bagian tercantik dari mukena tersebut, sulaman/bordirannya dijadikan sayap, bagian yang tidak ada bordiran/sulamannya dijadikan kepala dan badannya, tambahkan mata, ambil sedikit kain merah atau flanel merah gunting segitiga dan tempel dengan lem kayu sebagai cucuknya, gunakan sajadah sebagai ekornya, dengan melipat seperti kipas.

Gunakan jarum untuk menyatukan dengan tempatnya.

Ingat jangan gunakan lem tembak/lem bakar untuk menyatukan mukena dan sajadahnya.

Agar sayap bisa tegak ( tidak jatuh ) gunakan ganjal karton dan sedikit koran yang diremas, usahakan jangan sampai kelihatan, tutupi dengan mukena.



Masjid

Untuk mukena sebenarnya memang paling pas kalau dibentuk Masjid, kayaknya sesuai dengan tema.

Cara membuatnya gampang.

Ambil Koran sekitar 2 Lembar utuh, kemudian gulung dan perkuat dengan lem atau selotip.


Beri gulungan koran berbentuk kerucut diatasnya.
Bungkus koran yang sudah di gulung dengan bawahan mukena.  Lakukan hal yang sama denga menggunakan sebagian dari atasan mukena. Letakan di kanan dan kiri wadah.

Membuat dasar kubah dengan menggunakan potongan busa bulat yang berlapis dari kecil terus membesar, tergantung tebalnya busa, kalau busa setebal sekitar 1 cm, mungkin butuh 4 / 5 lapisan bulatan. Kemudian tempel dari yang terkecil di tegah kardus bekas sepatu atau yang bentuk dan besarnya sesuai, tempel bulatan terakhir pada kardus di tengah dan pinggiran bulatan sehingga membentuk kubah.

Atau kalau tidak ada busa, kubah juga bisa dengan menggunakan gumpalan kertas koran bekas yang membentuk kubah, kemudian lapisi dengan kain berlapis agak tebal (asal kubah jadi keliatan rapi).

Setelah kubah menempel pada kardus, bungkus dengan mukena yang tersisa. Gunakan jarum sebagai alat utk menyatukan mukena dngan kardusnya membentuk badan masjid, rapikan dan kait dengan jarum.

Lipat sajadah dengan lebar sesuai wadah, lipat2 seperti mau membuat kipas. Taruh di depan Mukena yang sudah terbentuk Masjid.

Gunting kain flanel membentuk pintu. Hiasi dengan pita di kanan dan kiri pintu. Hiasi juga dengna pita pada lingkaran kubahnya dengan menggunakan jarum.

Jangan lupa beri sentuhan bunga didepan Masjid dari mukena.
Bisa juga mukena dibikin bentuk lain seperti : bouquet bunga, bunga teratai tunggal dll ( coming soon )

Bunga



Cara sama dengan membuat bunga dari kain seprei

Barbie

Mukena dengan kainnya yang lebar sangat mungkin utk bisa dibentuk menjadi barbie, bahkan jika kainnya lebih, bisa ada tambahan bentuk bunga. 

 
Uang
 
Biasanya uang dijadikan sebagai mahar, dengan jumlah disesuaikan dengan tanggal ijab/tanggal resepsi/tanggal istimewa mereka (misalnya pertama bertemu/jadian). Misalnya sang pengantin melakukan ijab/akad pada tanggal 19 Maret 2008, mereka menentukan maharnya sejumlah Rp 190.308,-


Untuk mejadikan kenangan bagi sang pengantin, mahar tersebut dikemas dengan apik dan rata-rata dari yang sudah2, mereka memajangnya di ruang tamu atau di kamar mereka.

Ada beberapa cara membuat kemasan uang menjadi cantik.

Bouquet Bunga

Bouquet bunga ini dirangkai dari bunga uang, daun plastik dan vas bunga.

Uang yang dibentuk menjadi bunga dengan cara di lipat kemudian diikat dengan benang dan disatukan dengan tangkainya dengan menggunakan selotip bunga warna hijau. Kemudian dirangkai dengan daun dan bunga kecil dari plastik yang sudah tersedia di toko, dan ditaruh (ditancapkan ) pada vas bunga yang sudah dikasih gabus untuk merangkai bunga.

 

Usahakan jangan merusak uangnya, tidak mengurangi atau menambah jumlah uangnya, dan hasil dari rangkaian ini bisa dihitung untuk dicek kebenaran jumlah uangnya.


Masjid Uang


Rata-rata orang memajang uang maharnya di pigura dengan bentuk kipas, atau hanya berjejer dengan hiasan bunga.

Tapi kami mengemasnya di pigura dengan gambar masjid.

Dengan nominal uang sesuai permintaan (tgl akad ato lainnya) dan tidak kami tambahi atau kurangi.

Hanya perlu sedikit sentuhan bunga dan sedikit manik utk puncaknya. Uang tersebut kami lipat dan kami lem dengan menggunakan lem kayu supaya kalau mau diambil lagi tidak merusak uangnya.

Dan untuk menempel coin, kami gunakan lem castol.

Tapi masih tetap cantik walaupun gambar masjid itu tidak diberi hiasan bunga.Sebenarnya saya pribadi tidak suka kalau mahar uang ini hanya digunakan utk pajangan. Bagi saya, terkesan sombong.
Jadi alangkah lebih berguna kalau mahar ini digunakan saat dibutuhkan.

Sehingga kami selalu berpesan dan memberi trik cara melepas lagi hiasan uang tersebut agar tidak rusak atau sobek.

Buka penutup pigura, dan ambil kertas/kain dasar hiasan uang tersebut, kemudian celupkan dan biarkan dalam air, sampai uang tersebut mudah diambil lagi.

Saya ingat trik ini saat masih jadi kolektor prangko (filatelis).

Jika sang pengantin pingin mengenangnya, tinggal diabadikan dalam bentuk foto, masukan ke album photo, FB atau blog. Lebih bermanfaat kan?


Gambar Binatang



 Dengan sedikit berimaginasi, atau bahkan ngelirik buku gambar / buku mewarnai milik anak kita, Lembaran/coin uang bisa kita bentuk/kita jadikan gambar Binatang 

Atau Logo, Kipas, Bunga dll. Jangan takut mencoba untuk melipat uang tersebut menjadi gambar sesuai imaginasi kita. Coba dulu dengan uang seadanya yang ada di dompet kita, jangan langsung dengan uang yg memang dipilih utk Mahar tsb.



Semoga Menginspirasi 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar